Pelatihan Konseling Menyusui Sentra Laktasi Indonesia: Meningkatkan Kompetensi dengan Modul WHO-UNICEF 40 Jam (Desember 2023)

Tanggal 5-9 Desember 2023, Unisa Yogyakarta Kampus Terpadu akan menjadi saksi kegiatan pelatihan yang sangat penting bagi para tenaga kesehatan dan individu yang peduli dengan kesejahteraan ibu dan bayi. Pelatihan ini, yang diselenggarakan oleh Sentra Laktasi Indonesia, menawarkan Modul WHO-UNICEF 40 Jam dengan konsep kompetensi yang mendalam.

Informasi Acara

Tanggal & Tempat: 5-9 Desember 2023, Unisa Yogyakarta Kampus Terpadu, Jl. Siliwangi Ringroad Barat No. 63 Nogotirto, Gamping, Sleman DIY.

Materi: Pelatihan ini mencakup sejumlah materi krusial, termasuk Teknik Konseling, Manajemen Laktasi, Manfaat Menyusui, Informasi Gizi Ibu Menyusui, Dukungan Yang Diperlukan Ibu Menyusui, Aturan Dukungan Menyusui, dan Praktik Konseling Menyusui.

Biaya Pelatihan: Peserta beruntung bisa memanfaatkan tarif spesial sebesar Rp. 7.200.000,- untuk 10 peserta pertama, atau Rp. 7.500.000,- untuk peserta selanjutnya.

Fasilitas: Peserta tidak hanya akan mendapatkan pengetahuan mendalam dari Modul Standar WHO-UNICEF, tetapi juga mendapatkan Buku Kajian Mandiri & Standar Kompetensi, Training Kit, Konseling Kit, dan kesempatan untuk berpartisipasi dalam Praktik Klinik.

Sertifikat: Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapatkan Sertifikat Kehadiran, SKP IDI, dan bagi mereka yang memenuhi persyaratan, Sertifikat Konselor Menyusui.

Pengisi Acara: Pelatihan akan diberikan oleh dr. Utami Roesli, SpA., MBA, FABM IBCLC (retired), seorang ahli kesehatan dengan pengalaman luas dan pengetahuan mendalam dalam bidang ini.

Pendaftaran dan Informasi Tambahan

Untuk mendaftar atau mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi melalui Whatsapp di 0889-8066-0304 atau melalui akun Instagram @gentole_jogja.

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Anda dalam memberikan dukungan menyusui yang komprehensif. Pelatihan ini tidak hanya memberikan wawasan mendalam tentang konseling menyusui, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi di Indonesia.

Sebelumnya

Selanjutnya

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *